Kamis, 19 Juli 2012


DARI SABANG SAMPAI MERAUKE…

Untuk ketiga kalinya saya berangkat ke Papua, namun kali ini bukan ke Jayapura melainkan ke Merauke.                                                                                                                                                                                                            
Dari Sabang sampai Merauke, itulah salah satu judul lagu kebangsaan kita dan dengan ke Merauke maka selesailah tugas saya untuk saat ini melakukan Travelling di Indonesia. Berangkat dengan pesawat Garuda pukul 9.10 WIB malam, saya, mantan Kasi saya (selaku ketua tim) dan narasumber dari Pusdiklat PSDM  berangkat ke Jayapura dengan transit 2 kali yaitu di Makassar dan Biak.

Sesampainya di Jayapura – pukul 7.00 pagi WIT kita masih harus menunggu 2 jam untuk penerbangan selanjutnya ke Merauke dengan pesawat Merpati. Tiba di Merauke pukul 11.00 pagi, kita di jemput oleh pak Suherman salah satu kepala seksi di KPPN Merauke. Dari bandara kita langsung di antar ke hotel untuk istirahat dan sholat Jumat dan pukul 01.00 siang WIT kita dijemput kembali untuk makan siang dan    langsung menuju ke perbatasan Indonesia dengan PNG. Tidak seindah perbatasan yg ada di Jayapura, namun cukup menyentuh. Ketika mendekati perbatasan saya melihat serombongan warga PNG yang sedang menyebrang ke Indonesia untuk  berdagang, saya melihat bagaimana mereka hidup sangat kekurangan, dan sedikit primitf. Ini dapat dilihat dari cara mereka melihat mobil dengan sedikit ketakutan. Merupakan pengalaman yang menarik dalam hidup saya dapat melihat dua sisi perbatasan antara Indonesia dan PNG, yaitu dari sisi jayapura – PNG  dan Merauke – PNG.

Tanggal 9 Juni 2012 pukul 08.00 pagi WIT, acara dimulai dengan kata sambutan dari ketua panitia dan dibuka dengan pidato pembukaan dari kepala kantor. Materi disampaikan oleh Narasunber kepada peserta yang berjumlah 13 pegawai, dimana 3 diantaranya akan memasuki masa purna bakti. Peserta antusia mengikuti semua materi yang disampaikan dan menyerap dengan baik, walau ada sedikit yang tidak enak kami rasakan dari salah seorang peserta yang merasa tidak diperhatikan oleh Negara selaku warga Papua. Namun hal itu bisa diatasi oleh narasumber dengan mendengarkan apa yang menjadi keluhannya dan mengakomodirnya dengan jawaban-jawaban yang tidak menimbulkan suasana menjadi panas.

Dari sisi daya tangkap peserta terhadap materi, kami menilainya agak sedikit lambat, bagi saya hal ini mungkin diakibatkan oleh penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari dan ini biasa terjadi didaerah-daerah yang memang jarang menggunakan bahasa Indonesia dikehidupan sehari-harinya, namun itu bisa diatasi oleh narasumber.

Acara berakhir pukul 05.00 sore WIT dan diakhiri dengan poto bersama dengan panitia dan pejabat. Kami juga memberikan hadiah sebagai cinderamata untuk 3 pegawai yang akan memasuki masa purna bakti. Bahagia, senang, merasa diperhatikan, dan mendapatkan bekal untuk menghadapi assessment, itulah yang kami lihat dari raut wajah peserta setelah acara ini berakhir. Sepulang dari acara kegiatan ini, kami dibawa oleh kepala kantor untuk mencoba salah satu makanan khas di Merauke, yaitu daging rusa bakar. Enak, yummy, dan renyah, membuat kami lahap menghabisi daging rusa tersebut, dan ini merupakan pengalaman saya yang pertama kalinya untuk makan daging rusa.

Saya yakin apa yang sudah kami sampaikan di KPPN Merauke akan membuat para pegawai disana merasa bahwa mereka juga adalah bagian dari reformasi organisasi, dan mereka juga harus ambil bagian untuk suksesnya reformasi ini dan mempunyai peran penting dalam mencapai kesuksesan.

Dengan ke Merauke, maka selesailah perjalanan saya untuk menjelajahi Indonesia dan ini adalah perjalanan dinas saya yang terakhir di DJPBN. Semoga apa yang sudah saya lakukan selama melaksanakan perjalanan dinas, dapat menjadi pencerahan bagi teman-teman yang saya kunjungi. Tetap semangat dan yakinlah bahwa DJPBN – bahkan Negara ini akan berubah jika kita semua mau bersama-sama berkomitmen untuk mencapainya.

Mari kita lihat Indonesia 20 tahun lagi akan menjadi Negara yang maju dan berubah di semua lini. Ini mimpi saya, teruslah bermimpi buat Indonesia berubah!!!


Sabtu, 03 Maret 2012

TETAP SEMANGAT!!!

Cirebon, suatu kota yang sudah lama ingin ku kunjungi namun tak pernah terwujud, hingga akhirnya aku mendapatkan tugas untuk kedua kalinya dalam kegiataan Pembekalaan Peserta Seleksi KPPN Percontohan, tanggal 3 Maret 2012.

Syrup Cirebon, Kereta Api, dan Keraton itulah tiga hal pertama yang terlintas dalam pikiranku saat menerima tugas ini. Diawali dengan naik kereta Api Cirebon Eksoress (CIREKS) pukul 14.00 WIB saya melaju ke kota Cirebon dan tiba di Cirebon sekitar pukul 17.00 WIB. Saya dan bosku (Pak Yovi) dijemput oleh pegawai KPPN Cirebon yang ternyata adalah temen satu kantor ketika di Gunungsitoli 4 tahun yang lalu.

Melihat kantornya yang sangat luas untuk sebuah KPPN, terbayangkan juga jumlah pegawai-nya. Empat puluh enam peserta hadir di pagi hari-3 Maret 2012 berlokasi di Aula KPPN Cirebon, dengan Narasumber ibu Herru. Kami memulai kegiatan ini dengan semangat yang sama yaitu memberikan bekal buat para pegawai di KPPN Cirebon untuk bisa menegerti tentang kompetensi jabatan mereka masing-masing dan mau untuk ikut dalam gerbong perubahan menuju KPPN yang baik.

Antusias yang sangat tinggi dari peserta membuat kami sangat semangat untuk memberikan yang terbaik buat para peserta. Satu yang membuat saya terharu adalah ketika melihat satu peserta- ibu- yang sedang dalam perawatan akibat terkena stroke, ikut hadir dengan kondisinya yang masih lemah. Semangat seperti ini yang membuat saya semakiin yakin bahwa KPPN Cirebon mempunyai kemauan untuk mau ikut dalam gerbong perubahan.
Harapan-harapan dari para peserta yang masih terekam oleh saya adalah masih sekitar pola mutasi yang masih belum tersistem dengan jelas, pola reward bagi pegawai yang berprestasi, dan system penggajian yang masih belum sebanding dengan tuntutan organisasi atas pelayanan public yang excellence.

Acara berakhir dengan pengisiin questionare, quality assurance dan kata penutupan dari Pjs. Kepala Kantor KPPN Cirebon.
Senang bisa kembali membagikan semangat dan pengetahuan kepadam para pegawai di KPPN Cirebon untuk masa depan KPPN dan Perbendaharaan secara umum demi menuju perubahan menjadi lebih baik.

Tetap semangat teman-teman, bermimpilah bahwa Negara ini akan berubah dan mari kita mulai dari kantor kita sendiri!!!